Canton Network mewakili kemajuan signifikan dalam teknologi blockchain yang disesuaikan untuk keuangan institusional. Diluncurkan pada Juli 2024, ia berfungsi sebagai “jaringan dari jaringan” yang dirancang untuk memfasilitasi transaksi aman yang menjaga privasi di antara lembaga keuangan. Artikel ini memberikan pemeriksaan mendetail tentang arsitekturnya, fitur-fitur, pengembangan, kasus penggunaan, kemitraan, metrik kinerja, tokenomics, tantangan, dan prospek masa depan, dengan mengandalkan data terkini per Januari 2026.
Ikhtisar dan Tujuan
Canton Network adalah ekosistem blockchain permissioned publik yang dikembangkan oleh Digital Asset, sebuah perusahaan yang didirikan pada 2014 dan telah mengamankan lebih dari USD 397 juta dalam pendanaan dari investor termasuk Goldman Sachs, Microsoft, JPMorgan Chase, dan Nomura. Tujuan utamanya adalah menjembatani keuangan tradisional (TradFi) dan blockchain dengan memungkinkan tokenisasi aset dunia nyata (RWA) seperti obligasi, pinjaman, dan komoditas, sambil memastikan kepatuhan regulasi dan privasi data. Berbeda dengan blockchain publik yang memprioritaskan transparansi penuh, Canton menggunakan struktur modular untuk memungkinkan sinkronisasi atomik di seluruh sub-jaringan pribadi, menciptakan ledger global virtual tanpa kontrol terpusat.
Per awal 2026, jaringan ini mendukung lebih dari 400 institusi dan memproses lebih dari USD 6 triliun dalam aset yang ditokenisasi, dengan volume transaksi harian melebihi 3 juta. Ia mengatasi hambatan utama adopsi institusional, termasuk kekhawatiran privasi dan masalah interoperabilitas, dengan berintegrasi dengan sistem keuangan yang ada.