Sinopsis
Aave Companies telah mengusulkan Aave untuk memperkenalkan sebuah stablecoin yang desentral dan beragunan, untuk protokol Aave, yang disebut GHO.
Pengguna akan mampu meminjam GHO terhadap setoran agunan mereka yang menghasilkan bunga. Pembayaran bunga dari para peminjam GHO akan dikirimkan ke DAO, menciptakan sebuah arus pendapatan baru. Tata kelola Aave akan mengatur batas ‘minting’ (cetak) GHO, sesuai dengan kelompok ‘bucket‘ dan fasilitator GHO yang terpisah.

Fasilitator adalah entitas yang bisa membakar atau mencetak token GHO dalam batasan ‘bucket‘ mereka. Si pemberi usulan merekomendasikan Aave sebagai fasilitator pertama yang masuk –– tapi entitas lain bisa ikutan di masa depan melalui tata kelola. Selain itu, pemegang stkAAVE akan mendapatkan diskon suku pinjam GHO.
Argumen Pro
Tidak mengejutkan, komunitas Aave secara luas mendukung proposal ini. GHO ini menguntungkan pemegang stkAAVE lewat diskon, potensinya mendorong masuknya biaya ke dalam DAO, menarik deposan ke Aave daripada kompetitor, dan memperluas ekosistem Aave yang sudah bertumbuh.
Yang paling menarik adalah banyak protokol dan tim berbeda yang telah membagikan respons di dalam forum untuk mencari kemitraan atau mengungkapkan dukungan – termasuk Qi DAO, Frax, Paladin, Yeti Finance, Biconomy, dan Notional. Qi DAO dan Frax sudah membayangkan ide tentang bagaimana mereka bisa menciptakan sinergi dengan GHO, melalui pembuatan kolam di Curve atau AMO Frax.
Argumen Kontra
Tidak ada argumen kontra yang kuat, tapi beberapa kritik dan kekhawatiran yang valid muncul, seputar mekanisme GHO. Satu komentar memperingatkan bahwa suku bunga perlu bervariasi atau didorong pasar, daripada dikelola secara arbitrer oleh tata kelola. Tapi anggota lain di komunitas mengungkapkan kekhawatiran bahwa suku bunga yang diatur tata kelola itu “tidak efisien, berbahaya, dan akan mengarah pada tata kelola yang kembung”.
Komentar lain di komunitas yang tidak begitu dramatis, hanya berkata bahwa nama GHO sebagai sebuah stablecoin itu tidak “nyambung”.
Pendapat Pribadi
Dari segi produk, memanfaatkan agunan yang sudah ada untuk mencetak sebuah stablecoin memang masuk akal bagi Aave. Stablecoin beragunan – saat dirancang dan dikelola baik (salah satu contohnya DAI) – selama ini terbukti stabil. Tapi, likuiditas selalu menjadi tantangan bagi stablecoin. Perang Curve (yang sudah mereda akhir-akhir ini) adalah buktinya.
Yah, Aave potensinya sudah siap berada di posisi untuk mendominasi likuiditas. Mereka memiliki agunan senilai miliaran dolar di dalam protokol untuk GHO, dengan banyak minat kemitraan, ditambah $130 Juta insentif AAVE, merek yang sudah terkenal, dan reputasi yang mantap. Likuiditas dan adopsi hampir pasti akan masuk bagi stablecoin yang diusulkan ini.
Persaingan likuiditas GHO bahkan dapat memercik kembali api Perang Curve, selama protokol DeFi menggunakan CRV (Curve) dan CVX (Convex) untuk mengambil likuiditas bagi kolam-kolam baru, atau berusaha melindungi yang sudah ada. Selain itu, Aave memiliki ekosistem lintas-chain yang bertumbuh, yang bisa menyebarkan stablecoin mereka ke dalam dompet lebih banyak pengguna.
Proposal ini pun menyebutkan strategi multi-chain dengan penggunaan Portal dan perpesanan tanpa jembatan! Ini semua adalah bagian dari versi ke-3 Aave yang diumumkan dua bulan lalu.

Namun, patut disebutkan juga satu hal yang kurang kami suka. Nama GHO itu agak aneh dan mungkin membingungkan orang yang baru masuk ke alam kripto. Mereka mungkin lebih memilih yang namanya mirip dengan dolar AS (USD) seperti USDC, daripada memilih GHO. Alasannya sederhana, karena lebih familier namanya dengan USD.
Juga, stablecoin merupakan teknologi yang sangat baru, masih penuh dengan eksperimen dan ada risiko teknis serta regulasi. GHO adalah sesuatu yang harus dipertimbangkan sangat mendalam oleh komunitas Aave, sebelum melangkah lebih maju.
Secara umum, kami suka proposal ini. GHO kelihatannya adalah tambahan yang mantap untuk barisan produk-produk Aave, dengan manfaat kepada pemegang tokennya, dan membantu mengurangi ketergantungan pada penerbit stablecoin yang terpusat.