coinfest asia

Coinfest Asia 2025 Hadirkan 10.000 Penggiat Kripto di Bali, Jadi Festival Kripto Terbesar Dunia

Musa Andy
7 days ago

Coinfest Asia 2025, festival kripto terbesar di dunia, resmi berakhir di Nuanu Creative City, Bali, hari Jumat kemarin. Ajang ini mempertemukan 10.000 peserta dari 90 negara, menghadirkan 300 pembicara dan 100 side event. Hari pertama menegaskan peran Asia Tenggara sebagai motor utama adopsi Web3, dengan menggabungkan wawasan industri, budaya, dan komunitas dalam satu pengalaman imersif.

Pembicara Global dan Wawasan Industri

Markus Liman Rahardja (BRI Ventures), Stephan Lutz (BitMEX), Saad Ahmed (Gemini), dan Olivia Simon tampil di Dome Stage dalam sesi “Smart Capital Meets Digital Assets: The Institutional Perspective.” Sumber: Coinfest Asia.

Hari pertama menghadirkan jajaran tokoh global, di antaranya Rachel Conlan, CMO Binance; Kevin Kwong, CBO 9GAG & Memeland; Amanda Cassatt, CEO Serotonin; serta Stephan Lutz, CEO BitMEX. Diskusi berfokus pada adopsi institusional dan prospek pasar global, membahas bagaimana Asia menjadi pusat pertumbuhan Web3.

Salah satu sorotan eksklusif adalah Tokenize Indonesia, program akselerator yang mempertemukan institusi keuangan dengan para pelaku Web3 untuk mengeksplorasi Real World Assets (RWA). Program ini menjadi jembatan antara keuangan tradisional dan inovasi blockchain, menghadirkan BRI Ventures, Pegadaian, MDI Ventures, dan PosDigi yang berkolaborasi dengan Ripple, IOTA, Stellar, hingga Fireblocks untuk merancang uji coba konsep serta memperluas solusi berbasis blockchain.

Kevin Kwong dari 9GAG & Memeland menilai Coinfest Asia memberikan pengalaman berbeda.

“Coinfest Asia benar-benar unik. Diselenggarakan di Bali memberikan energi segar yang berbeda dari konferensi Web3 biasanya. Bukan hanya soal jaringan atau pengetahuan, tapi juga tentang membangun koneksi komunitas dalam suasana santai dan inspiratif,” ujarnya.

Brand Takeover dan Pengalaman Imersif

Pameran utama di Coinfest Asia 2025 dengan ribuan pengunjung yang berjejaring dan mengeksplorasi proyek-proyek aset kripto dan Web3 terkemuka. Sumber: Coinfest Asia.

Tak hanya di panggung, area festival dipenuhi ruang-ruang kreatif di mana brand terhubung langsung dengan komunitas. Polkadot, Sui, Coinstore, Tokocrypto, Binance, dan Pintu menghadirkan berbagai takeover interaktif yang memadukan jejaring dengan hiburan.

Ruang Pameran Utama menjadi pusat aktivitas, menampilkan inovasi terbaru dari Triv, Indodax, Manta, Bybit, dan lainnya. Coinstore mencuri perhatian lewat konsep Mini Zoo, sementara Anichess, Memeland, dan game arcade menghidupkan suasana lewat aktivitas berbasis komunitas.

Kwong menambahkan, perpaduan antara keseriusan bisnis dengan suasana santai khas Bali justru memunculkan ide-ide segar.

“Menghadirkan pemimpin industri dalam suasana santai dan imersif mendorong percakapan terbuka dan perspektif baru. Kombinasi inovasi dengan nuansa Bali yang rileks secara alami memicu kolaborasi yang mendukung adopsi nyata Web3,” katanya.

Networking ala Bali

Menjelang senja, Coinfest Asia bergeser ke nuansa malam khas Bali. Polkadot dan Mandala menggelar acara sunset gathering dan shisha, sementara Sui menghadirkan Open Bar serta Happy Hour di Central Bar yang menjadi ajang pertemuan ribuan peserta.

Pintu Live Trading. Sumber: Coinfest Asia.

Pintu memeriahkan suasana dengan pesta pantai, karaoke, dan pertemuan santai di tepi laut. Coinfest juga menghadirkan pengalaman unik berupa airdrop langsung (IRL airdrop). Kombinasi keseriusan berbisnis dengan budaya santai Bali mencerminkan identitas Coinfest: profesional, namun tetap hidup dan menyenangkan.

Budaya Bertemu Komunitas

Parade Ogoh-ogoh dan pertunjukan tari kecak. Sumber: Coinfest Asia.

Malam hari ditutup dengan perayaan budaya Bali yang berpadu dengan semangat komunitas Web3. Para tamu disuguhkan parade Ogoh-Ogoh dan tari Kecak, menghadirkan tradisi lokal ke panggung global.

Di Arena Stage, suasana bergeser lebih santai dengan pertunjukan Live Degen oleh Crypstocks serta diskusi bertema meme, menegaskan bahwa budaya kripto tak lepas dari kreativitas dan komunitas.

Pesta berlanjut di Official After Party yang dipersembahkan Indodax di dalam Dome, dihiasi visual dan musik meriah yang mempertemukan ribuan peserta dalam suasana penuh energi.

Felita Setiawan, Direktur Indonesia Crypto Network (ICN), menyampaikan bahwa tahun ini Coinfest Asia menghadirkan konsep baru dengan menggelar seluruh side event di dalam area festival.

“Yang membedakan Coinfest Asia adalah nuansa festif dan pengalaman holistik. Tahun ini kami membawa konsep baru, seluruh side event digelar di dalam venue. Ini memberi kebebasan kreatif bagi perusahaan tanpa repot logistik luar, sekaligus menghadirkan pengalaman beragam bagi peserta,” jelas Felita.

Acara ini didukung oleh Tokocrypto, Binance, Bitget, Bybit, CFX, CoinEx, Fireblocks, Gate, SUI, Coinstore, Polkadot, Mandala Chain, IOTA, Manta, Koinsayang, OKX, Pintu, Stellar, dan masih banyak lagi.

Facebook
X
Telegram
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *