Klarifikasi Kasus Peretasan XRP dari Petinggi Ripple! Wallet Perusahaan Dinyatakan Aman

Klarifikasi Kasus Peretasan XRP dari Petinggi Ripple! Wallet Perusahaan Dinyatakan Aman

Ripple baru saja mengalami kasus peretasan dengan adanya XRP yang diambil oleh hacker sebanyak 237,68 Juta XRP. 

Kabar ini membuat kekhawatiran yang terlihat dari tekanan jual XRP yang terjadi secara signifikan, membuat harga koin tersebut bergerak turun sekitar 5% sebelum pulih perlahan hari ini. 

Mengenai kasus peretasan ini, Petinggi Ripple yaitu Chris Larsen yang merupakan salah satu pendiri dari perusahaan proyek kripto ledger tersebut, membuat klarifikasi langsung di Twitter (X) untuk memberi kejelasan terhadap kasus ini. 

Klarifikasi Kasus Peretasan XRP

Peretasan ini diperjelas oleh perusahaan analisis blockchain bernama Lookonchain yang memberikan informasi melalui Twitter terkait adanya dana dalam bentuk XRP yang diambil dari wallet salah satu pendiri yaitu Chris Larsen. 

Melalui cuitan tersebut, diperjelas bahwa yang terkena peretasan adalah empat wallet dari Chris Larsen dimana total jumlah peretasan adalah sebesar 237,68 Juta XRP atau senilai $117,35 Juta pada saat peretasan terjadi.

Setelah kabar ini beredar berkat bantuan dari ZachXBT, salah satu analis di Twitter yang sering menemukan informasi terkait peretasan, Chris Larsen sebagai korban dan petinggi dari Ripple langsung mempublikasi klarifikasi terkait peretasan tersebut pada hari ini. 

Klarifikasi ini menyatakan bahwa wallet yang diretas adalah wallet pribadi dari Chris Larsen dan bukan wallet dari Perusahaan Ripple.

Ia kemudian memastikan bahwa dana yang dikendalikan oleh Ripple masih aman dan tidak tersentuh sama sekali oleh para hacker. 

Menurut Chris Larsen, peretasan ini terjadi karena hacker berhasil mendapatkan akses ke beberapa wallet pribadinya, namun untuk saat ini dana tersebut sedang dalam usaha diamankan karena Chris Larsen telah meminta bantuan beberapa exchange untuk membekukkan wallet yang terikat dengan peretas tersebut serta telah melibatkan pihak berwenang. 

Mayoritas Exchange Ikut Membantu

Terkait bantuan dari exchange kripto, saat ini beberapa nama besar telah terlibat untuk membantu mengamankan dana Chris Larsen dan meminimalisir penjualan dari XRP yang diretas tersebut. 

Salah satu yang terlihat langsung turun tangan membantu adalah Binance, sebagai exchange terbesar di dunia saat ini. 

Bantuan tersebut dipublikasi oleh Richard Teng, CEO dari Binance, melalui cuitan di Twitter, dimana ia menyatakan bahwa terdapat XRP senilai $4,2 Juta yang berhasil dibekukan sehingga menghalangi hacker untuk menjual. 

Walau angka ini masih jauh lebih kecil dari keseluruhan $117,35 Juta dari dana yang diretas, langkah tersebut telah membantu koreksi XRP untuk terjadi lebih jauh, karena sudah bisa dipastikan bahwa hacker tersebut akan langsung menjual. 

Justin Sun melalui Twitternya juga membuat cuitan terkait exchange yang ia miliki yaitu HTX, dimana terdapat pernyataan bahwa HTX telah membekukkan akun yang diduga terlibat dengan peretasan tersebut. 

Sayangnya Justin Sun tidak menyatakan berapa banyak XRP yang berhasil diselamatkan sehingga saat ini masih ada kekhawatiran bahwa hacker berhasil mendapatkan beberapa koin yang siap untuk dijual.

Kekhawatiran ini berujung pada tekanan jual, karena mayoritas investor XRP mengetahui bahwa alokasi kepemilikan untuk ketiga pendiri Ripple, termasuk Chris Larsen, merupakan jumlah yang cukup signifikan dan bisa menggerakan harga XRP. 

Oleh karena itu, untuk saat ini harga XRP masih relatif stagnan karena belum ada lagi kabar terbaru terkait penyelamatan XRP yang diretas tersebut. 

Untuk saat ini kabar terakhir yang beredar adalah Ripple sedang berusaha mencari hacker melalui bantuan dari pihak berwenang. Tapi jika melihat sejarah peretasan kripto, nampaknya usaha tersebut masih akan sia-sia. 

Jadi untuk saat ini harapan masih bergantung pada kerja sama dengan exchange, karena exchange tersentralisasi bisa membekukan akun yang terlibat sehingga meminimalisir potensi penjualan XRP tersebut. 

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *