Update Adopsi NFT dan Metaverse di Seluruh Dunia

Cointelegraph baru saja menerbitkan sebuah laporan yang menjabarkan tentang adopsi NFT dan metaverse di beberapa negara besar di dunia.

Dalam laporan tersebut, Cointelegraph mengatakan bahwa penjualan di pasar NFT telah menurun 92% dari puncaknya. Data dari Layoffs.fyi juga menyebut bahwa 17.000 tenaga kerja di bidang teknologi telah di-PHK selama bulan Mei. Beberapa di antara perusahaan ini adalah bursa-bursa kripto yang melakukan pengurangan staf selama bulan lalu. Peristiwa ini mirip dengan apa yang terjadi tahun 2018 lalu ketika BTC dan ETH turun lebih dari 80%.

“Karena kebal terhadap volatilitas depresif manik pasar aset digital, pengembang Web3, investor institusional, dan regulator yang mempersiapkan untuk keuntungan dari pemajakan metaverse dengan tenang melanjutkan bisnis seperti biasa di seluruh dunia”.

Laporan ini juga mengungkapkan adanya kemungkinan bahwa bear market NFT telah menjadi kekhawatiran terbaru untuk bank sentral di seluruh dunia. Para “Metaversians” kini tengah berupaya untuk mendigitalisasi beberapa aspek berbeda di dunia menjadi 3D dengan bantuan kecerdasan buatan (AI).

Berikut ini adalah update untuk perkembangannya di setiap negara:

Kanada

Kejatuhan pasar NFT sudah diprediksi oleh Brian Shuster, pendiri dan CEO Utherverse, platform metaverse yang berbasis di Kanada. Beliau menyampaikan: “Ada banyak perusahaan di luar sana yang membangun metaverse, dan sejujurnya, kebanyakan perusahaan yang mengklaim mereka menawarkan properti dan token telah secara bahaya menganggap enteng kompleksitas dari tugasnya,”.

Sementara itu, Accelerate Financial Technologies, pengelola investasi yang berbasis di Calgary, mengumumkan pembuatan Accelarate Non-Fungible Token Fund, sebuah dana investasi yang tersedia bagi individu dengan kekayaan bersih tertinggi (HNWI) yang ingin mengambil risiko dalam berinvestasi di produk investasi Web3 dan barang-barang koleksi digital.

Tiongkok

Runtuhnya floor price dari beberapa koleksi NFT tidak memperlambat adopsi NFT di Negeri Tirai Bambu. Cointelegraph berbicara dengan Yifan He, CEO untuk perusahaan blockchain yang didanai pemerintah TIongkok, Red Date Technology. Yifan He menyebut bahwa Blockchain-based Service Network (BSN), blockchain yang didanai dan digarap oleh pemerintah Tiongkok, akan segera meluncurkan infrastruktur NFT nasional.

“Untuk mendukung pengembangan teknologi NFT di TIongkok, BSN telah memodifikasi teknologi chain publik menjadi ‘blockchain berizin terbuka’ (OPB) untuk mengatasi rintangan regulasi di Tiongkok dengan mengganti cryptocurrency dengan mata uang fiat untuk membayar gas fee dan memerlukan izin untuk penempatan node. Untuk menghindari penyamaan alami dengan chian publik dan cryptocurrency, NFT diganti nama menjadi Decentralized Digital Certificate, atau DDC secara pendek,”

– Yifan He

Kerangka infrastruktur NFT ini telah diluncurkan akhir Januari lalu. Menurut Yifan He, jaringan ini adalah yang paling “beragam, transparan, murah, ramah pengguna,” di Tiongkok.

Singapura

Cointelegraph berbicara dengan Riaz Mehta, pendiri dan CEO Ritestream – sebuah platform launchpad film dan TV untuk monetisasi yang memanfaatkan teknologi blockchain. Mehta menyampaikan bahwa platform ini mengizinkan penggunanya untuk menikmati tontonan atau malam kencan virtual; sekaligus mendukung konten, aktor, dan selebritas dengan membeli NFT edisi terbatas. Ini mengizinkan pengguna memiliki saham dari karya film atau acara TV.

Afrika Selatan

Nelson Mandela, pemimpin anti-apartheid yang merupakan presiden Afrika Selatan dari tahun 1994-1999, baru saja memasuki dunia Metaverse melalui NFT. Ini merupakan kolaborasi antara keluarga Mandela, TinyWins, Phoenix James Art Haus dan Range Media Partners. Proyek Web3 untuk amal ini memiliki empat koleksi NFT yang akan dijual. Penghasilannya akan disumbangkan ke Mandela Education Program, dana pendidikan yang memberikan buku ke anak-anak di Afrika dan di luarnya.

Baca selengkapnya di link ini.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *