strategi kripto

8 Strategi untuk “Menyeimbangkan Taruhan” Kripto Kalian

Musa Andy
June 15, 2023

Halo Sobat RR,

Kripto adalah salah satu kelas aset di mana investor ritel dapat menghasilkan keuntungan yang dapat mengubah hidup dalam waktu yang sangat singkat.

Sayangnya, kripto juga merupakan kelas aset yang banyak mendapatkan FUD terkait regulasi. Pengejaran SEC terbaru terhadap industri ini membuktikan hal tersebut. Serangan SEC terhadap kripto tanpa diragukan lagi membuat banyak investor kripto, terutama investor yang baru, melihat kesehatan dan ketahanan portofolio mereka. Kurangnya prediktabilitas ini berarti investor kripto seharusnya aktif “menyeimbangkan taruhan” mereka.

Berikut adalah delapan strategi klasik untuk mendiversifikasi portofolio kripto kalian. Tiga yang pertama terbuka untuk semua orang, tetapi kalian harus menjadi member RR untuk membaca sisanya.

#1 Token Staking Likuid 💧

Token staking likuid atau turunan staking likuid (LSD) adalah cara yang mudah digunakan bagi investor kripto untuk berpartisipasi dalam mengamankan blockchain L1 yang mendasarinya dan memperoleh imbal hasil tanpa melalui proses teknis mengatur node.

Selama bertahun-tahun, banyak yang takut menempatkan ETH pada Beacon Chain karena pengembang belum mengaktifkan penarikan ETH. Hal ini berubah dengan peningkatan jaringan Shapella pada April 2023 di mana penarikan berhasil diaktifkan.

Saat ini, kalian dapat menempatkan ETH pada protokol staking likuid seperti Rocket Pool untuk mendapatkan imbal hasil APY sebesar 6,86%, atau Lido untuk 4,2%. Atau, kalian dapat berinvestasi dalam token indeks seperti ETF yang terdiri dari berbagai token staking likuid. Opsi populer termasuk Gitcoin Staked Ethereum Index (gtcETH) atau Diversified Staked Ethereum Index (dsETH).

#2 Diversifikasi Stablecoin 🪙

Kebanyakan investor kripto menyimpan sebagian portofolio mereka dalam stablecoin. Ternyata, stablecoin tidak selalu stabil yang berarti melindungi diri dari risiko depeg adalah strategi lain yang harus dipertimbangkan dalam kotak alat investor.

Menyimpan stablecoin yang berbeda antara USDC, USDT, dan DAI adalah hal pertama yang harus dipertimbangkan. Sebagai alternatif, kalian dapat memilih protokol seperti Y2K finance yang memungkinkan kalian membeli semacam “asuransi” terhadap potensi depeg. Jika terjadi depeg pada stablecoin, investor akan menerima jumlah jaminan tetap dari underwriter yang bertaruh melawan depeg.

#3 Diversifikasi dompet kripto kalian 🔑

“Bukan kunci kalian, bukan kripto kalian” adalah mantra industri yang harus diperhatikan oleh investor kripto mana pun.

Jika kalian harus menyimpan kripto kalian pada kustodian terpusat, gunakan banyak kustodian terpusat. Jika kalian menyimpan kripto kalian pada dompet perangkat keras offline, tidak ada salahnya untuk mendiversifikasi di antara lebih dari satu set dompet kripto, terutama setelah drama dompet Ledger bulan lalu mengingatkan kita bahwa bahkan dompet dingin perangkat keras tidak pernah 100% aman.

Menaruh semua kripto kalian dalam satu tempat selalu menjadi resep bencana.

Sebagai alternatif, investor dapat memilih dompet kontrak pintar multisig seperti Gnosis Safe. Safe mendistribusikan kepemilikan dompet kripto dengan membagi kunci pribadi menjadi beberapa bagian, seperti yang dilakukan Voldemort dengan jiwanya. Tanpa setiap kunci pribadi menandatangani transaksi, dana dalam dompet multisig tidak dapat dipindahkan.

Membership Required

You must be a member to access this content.

Already a member? Log in here

Upgrade Membership untuk akses konten​

3 Bulan

Rp. 599.000

6 Bulan

Rp. 999.000

Hemat Rp. 200.000

1 Tahun

Rp. 1.799.000

Hemat Rp. 600.000

Seumur Hidup

Heritage NFT

Exclusive Limited

Login jika sudah member

Facebook
X
Telegram
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *