Vitalik Buterin Ajukan Pembaruan Ethereum! Undang Lebih Banyak Validator Awam

Vitalik Buterin Ajukan Pembaruan Ethereum! Undang Lebih Banyak Validator Awam

Pada 28 Desember 2023, Vitalik Buterin memberikan proposal baru kepada seluruh komunitas Ethereum terkait adanya potensi pembaruan jaringan. 

Pembaruan jaringan ini adalah dilaksanakan untuk mengurangi beban validasi di antara para validator serta mempermudah lebih banyak validator awam untuk masuk ke jaringannya. 

Vitalik Buterin Ajukan Proposal Baru

Vitalik Buterin baru saja mempublikasi proposal baru untuk Blockchain Ethereum demi melakukan pembaruan yang meningkatkan efisiensi antar para validator.  

Pembaruan ini terfokus pada pengurangan jumlah signature atau tanda konfirmasi dari para validator per slot dalam Blockchain Ethereum yang membuat proses verifikasi transaksi lebih lama dan lebih membutuhkan biaya tinggi. 

Publikasi ini disebarkan melalui Twitter (X) resmi dari Vitalik Buterin yang menyatakan bahwa fokus utama proposal tersebut adalah untuk mengurangi kebutuhan signature dari validator per masing-masing slot.

Slot dalam konteks Blockchain Ethereum adalah kondisi per jangka waktu dimana slot memastikan bahwa tiap saat terdapat validator yang siap untuk menjaga jaringan agar validasi transaksi bisa terus terjadi di Ethereum. 

Saat ini terdapat 895.000 validator dalam Blockchain Ethereum yang membuat Ethereum harus mengalokasikan sekitar 28.000 signature atau konfirmasi per slot demi menjaga aktivitas blockchainnya. 

28.000 konfirmasi adalah jumlah yang relatif tinggi mengingat waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan jumlah konfirmasi tersebut serta biaya yang harus dikeluarkan demi memberi insentif dari hasil konfirmasi tersebut.

Jika jumlah kebutuhan konfirmasi lebih rendah, maka kecepatan validasi transaksi di Blockchain Ethereum serta kebutuhan biayanya bisa bergerak turun, yang membuat Vitalik Buterin menyarankan proposal baru ini. 

Dengan proposal baru, Vitalik Buterin menyarankan bahwa jumlah signature atau konfirmasi yang diperlukan diturunkan ke 8.192 per slot tanpa perlu mengurangi jumlah validator di Ethereum. 

Bahkan dengan proposal ini, Vitalik Buterin juga mengatakan bahwa Ethereum akan bisa menerima lebih banyak validator secara adil walau ada penurunan konfirmasi per slot tapi semua validator tetap mendapat giliran untuk melakukan validasi dan mendapatkan imbalan. 

Tujuan akhir dari Vitalik Buterin adalah untuk meningkatkan jumlah validator awam di Ethereum serta meningkatkan kecepatan transaksi blockchainnya. 

Sayangnya saran ini mendapatkan banyak kritik, karena untuk menjadi validator tetap membutuhkan minimal 32 ETH dikunci di jaringannya, sedangkan untuk validator awam, jumlah tersebut adalah modal yang relatif mahal. 

Selain itu, dengan mengedepankan kecepatan, maka akan ada sisi keamanan yang akan dikorbankan dan secara langsung membuat inovasi yang sudah dilakukan bersama jaringan lapisan kedua lainnya menjadi sia-sia jika dilakukan secara terus-menerus. 

3 Saran Implementasi Pembaruan

Tapi secara menyeluruh, untuk saat ini komunitas Ethereum masih terlihat semangat untuk menanti bagaimana dan kapan pembaruan tersebut akan dilakukan.

Untuk saat ini Vitalik Buterin mengajukan tiga cara implementasi pembaruan proposal tersebut yang terfokus pada pengelolaan staking Ethereum untuk validator dan proses pergantian validasi transaksi. 

Pengajuan pertama adalah untuk menciptakan pool atau tempat gabungan untuk penyimpanan dana staking secara terdesentralisasi atau decentralized staking pools. 

Pada saat ini Ethereum masih menggunakan staking pool yang tersentralisasi dan dalam kondisi ini terdapat satu permasalahan yang ingin diselesaikan Vitalik Buterin, yaitu permasalahan minimal dana yang harus dikunci. 

Jika berubah menjadi staking pool terdesentralisasi, Ethereum bisa mulai menerima staker yang awam dengan modal lebih kecil karena semua dana lebih tergabung dan ada potensi implementasi kelonggaran terkait dana yang perlu dikunci.

Jadi untuk minimal dana dihitung secara agregat dalam satu kolam atau staking pool dan bukan dihitung secara per validator. 

Dalam mekanisme ini terdapat keuntungan yaitu kemudahan untuk menjadi validator, namun proses penciptaan staking pool terdesentralisasi dapat menyebar validator yang justru memperlambat proses verifikasi karena perlu waktu lebih untuk mengumpulkan kesepakatan di validator-validator yang tersebar antar pool yang berbeda. 

Tapi keuntungannya adalah mekanisme ini tetap menjaga tingkat keamanan Ethereum yang dibangga-banggakan hingga saat ini. 

Cara kedua adalah penciptaan dua staking pool, yaitu untuk para validator utama yang butuh modal minimal serta validator sampingan untuk jaringan pembantu yang tidak perlu modal minimal. 

Mekanisme ini memberi keamanan lebih namun dapat mempersulit tujuan utama Ethereum untuk meningkatkan kecepatan transaksi. 

Hal ini disebabkan dengan adanya dua lapisan validator, pada lapisan pertama konsensus harus diraih bersamaan dengan konsensus dengan minimal lebih dari 50% validator di lapisan kedua bergerak aktif. 

Jadi proses konsensus akan butuh waktu lebih lama sehingga menjauhi tujuan utama yaitu untuk meningkatkan kecepatan validasi transaksi. 

Cara ketiga adalah dengan membuat sistem rotasi dimana validator bergantian untuk melakukan validasi transaksi. Metode ini lebih umum di mayoritas blockchain generasi ketiga berbasis proof of stake atau yang melakukan inovasi berbasis proof of stake. 

Dalam blockchain-blockchain tersebut sistem rotasi dilakukan demi menjaga kecepatan transaksi dan menjaga keamanan walau terkadang sistem desentralisasi harus sedikit dikorbankan. 

Salah satu contoh penerapan sistem rotasi adalah pada Blockchain Solana yang kemungkinan akan menjadi inspirasi utama dari pembaruan ini. 

Untuk saat ini belum ada kepastian terkait implementasi pembaruan dan kapan akan dilaksanakan, sehingga validator masih bergerak dalam mekanisme yang sama sejak pembaruan terakhir. 

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *