ETF Bitcoin Resmi Disetujui! Bagaimana Kelanjutannya?

ETF Bitcoin Resmi Disetujui! Bagaimana Kelanjutannya?

ETF Bitcoin berbasis Bitcoin Spot akhirnya berhasil disetujui oleh SEC atau Securities and Exchange Commission untuk segera diperdagangkan di bursa pasar modal Amerika. 

Peresmian ini terjadi pada dini hari pukul 05.00 WITA yang berhasil menciptakan volatilitas tinggi akibat harga Bitcoin bergerak naik ke daerah sekitar $48.000 dari sekitar $46.000 untuk kembali turun lagi ke daerah $46.000 saat ini hanya dalam kurun waktu kurang dari 12 Jam. 

ETF Bitcoin Spot Resmi Disetujui

Bitcoin ETF Spot baru saja resmi disetujui pada hari ini setelah banyak drama yang dilalui menjelang pengumumannya. 

https://twitter.com/WatcherGuru/status/1745187657053786373

Dikabarkan bahwa saat ini terdapat 11 ETF Bitcoin Spot yang telah resmi disetujui dan diperkirakan akan mulai diperdagangkan pada malam ini atau pembukaan pasar pada sekitar pukul 21.00 WITA atau 22.00 WITA. 

Persetujuan ini akhirnya diraih setelah adanya pemungutan suara dari lima petinggi di SEC dimana dua diantaranya menolak dan tiga menyetujui izin perdagangan ETF Bitcoin Spot.

Dikabarkan bahwa Gary Gensler, yang selama ini menjadi penghambat pertumbuhan ETF Bitcoin Spot, adalah penentu keputusan persetujuan izin perdagangan ETF Bitcoin karena petinggi yang lain berada di kondisi yang imbang yaitu dua menyetujui dan dua menolak. 

Walau sudah disetujui, untuk saat ini SEC dan Gary Gensler sendiri masih belum mendukung kripto secara menyeluruh. 

Pernyataan ini terlihat dari surat publikasi yang beredar dari SEC dimana terdapat pernyataan bahwa SEC tidak menyetujui atau mendukung Bitcoin. SEC juga menambahkan bahwa investor tetap harus waspada terhadap aset yang terikat dengan Bitcoin dan kripto secara menyeluruh akibat risikonya yang tinggi. 

Jadi setelah persetujuan ETF Bitcoin Spot ini, SEC masih belum akan mendukung pertumbuhan pasar kripto sehingga kedudukannya masih jelas netral dan belum merangkul adopsi kripto di Amerika. 

Tapi, persetujuan ini membuat Amerika sebagai salah satu negara yang ramah terhadap kripto. Semua ini terjadi setelah banyak drama yang dilewati, termasuk diretasnya akun media sosial dari SEC. 

Sebelumnya pengumuman peresmian izin ETF Bitcoin Spot telah dikeluarkan namun ternyata oleh peretas yang mengambil alih akun Twitter (X) dari SEC. 

Setelah dikonfirmasi, bisa dipastikan bahwa pada saat itu akun SEC diretas namun kabar yang beredar saat ini adalah kabar asli dan bukan kecohan untuk para investor. 

Bagaimana Pergerakan Selanjutnya?

Setelah persetujuan ini nampaknya pasar kripto sedang bersiap untuk menunggu volume transaksi yang akan datang. 

Tapi dari sisi penerbit ETF, untuk saat ini yang terjadi adalah perang biaya transaksi dimana masing-masing penerbit sedang berlomba untuk menurunkan biaya transaksi ETF Bitcoin Spot untuk nasabahnya nanti. 

Terlihat bahwa untuk saat ini nilai biaya transaksi berada di angka 0,2% hingga paling tinggi 1,5% per transaksi. 

Saat ini biaya paling rendah dikenakan oleh Bitwise yang mengenakan biaya transaksi sebesar 0,2% per transaksi. Biaya paling tinggi saat ini dikenakan oleh Grayscale sebesar 1,5% per transaksi. 

Grayscale, Ark Invest, dan Blackrock saat ini sedang terus-menerus menurunkan biaya transaksinya dimana sejak kemarin malam, biaya transaksinya telah turun secara perlahan senilai 0,05% hingga 0,09% demi mendapatkan pangsa pasar. 

Walau begitu, prediksi saat ini adalah BlackRock akan mendapatkan pangsa pasar terbesar karena jumlah dana yang dimilikinya dapat membuatnya memimpin pasar ETF Bitcoin Spot. 

Menurut salah satu analis di pasar, Lark Davis, ada kemungkinan volume transaksi sebesar $4 Miliar akan masuk ke pasar setelah ETF Bitcoin Spot resmi diperdagangkan. 

Hal ini disebabkan untuk menjual ETF, penerbit harus memiliki Bitcoin yang mendasarinya sehingga harus membeli Bitcoin untuk disimpan sebagai cadangan. 

Diprediksi bahwa dari $4 Miliar tersebut, $2 Miliar akan datang dari BlackRock sendiri. Mengingat besarnya dana yang dikelola BlackRock, potensi aliran dana tersebut menjadi sangat mungkin. 

Walau saat ini terlihat menggiurkan, $4 Miliar tidak terlihat banyak, jika dihitung dengan membagi kapitalisasi pasar saat ini ditambah dengan $4 Miliar kemudian dibagi dengan total persediaan Bitcoin saat ini, hasilnya harga hanya akan naik dari $46.107,50 ke $46.311,63 dengan asumsi tidak menghitung tekanan jual atau dorongan beli dari investor lainnya.

https://twitter.com/BTC_Archive/status/1633415189960749056

Bersama kabar ETF ini banyak pecinta Bitcoin yang kembali mendorong narasi prediksi yang disampaikan pada tahun lalu dari Tim Drapper, salah satu toko ternama di dunia keuangan, yang memprediksi Bitcoin bisa naik hingga $250.000 di Tahun 2024.

Tapi realitanya, untuk mencapai apresiasi hingga $250.000 Bitcoin membutuhkan aliran dana baru sebesar $4 Triliun, bukan $4 Miliar, dimana jika kapitalisasi pasar saat ini ditambah dengan $4 Triliun, kemudian dibagi dengan persediaan Bitcoin saat ini, maka hasilnya adalah harga Bitcoin akan naik dari $46.107,50 menuju $250.237,9.

Jadi, ada baiknya investor tidak FOMO karena saat ini terdapat dua narasi di pasar, dimana Bitcoin diprediksi akan lanjut naik dan Bitcoin diprediksi akan turun karena ada yang memanfaatkan momentum berita untuk menjual.

Manajemen risiko tetap harus dijaga dan investor tidak boleh langsung membeli dan terbawa hawa nafsu. Semua kepastian baru akan dilihat malam ini pada sesi perdagangan Amerika, melihat volume transaksinya lebih tinggi dari sesi Asia atau siang ini.

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *