Token BLAST Resmi Meluncur ke Pasar! Naik 35% Setelah Airdrop Dibagikan

Token BLAST Resmi Meluncur ke Pasar! Naik 35% Setelah Airdrop Dibagikan

Token BLAST dari Ekosistem Blockchain Layer 2 Blast, akhirnya resmi diluncurkan pada 26 Juni 2024 pukul 22.00 WITA. 

Peluncuran ini dilaksanakan dengan airdrop dan listing di beberapa exchange besar, namun yang mengejutkannya harga tokennya tidak turun secara signifikan. 

Token BLAST Resmi Diluncurkan 

Blast.io, blockchain layer 2 yang memiliki tujuan utama menjadi lapisan kedua untuk Blockchain Ethereum serta menjadi ekosistem sendiri, akhirnya berhasil melunurkan tokennya sendiri. 

BLAST resmi diluncurkan pada 26 Juni 2024, pukul 22.00 WITA dan disambut ramai oleh para pengejar airdrop. 

https://twitter.com/Blast_L2/status/1805964805414830506

Peluncuran resmi dimulai setelah adanya cuitan terkait situs resmi pengambilan airdrop yang dilaksanakan pada situs resmi blast.io. 

Kabar baiknya, saat airdrop dilaksanakan, tidak ada gangguan yang terjadi dan hampir tidak ada keluhan dari para pengejar airdrop. 

Airdrop ini dilaksanakan pada situs resmi blast.io dimana para penerimanya hanya perlu menyambungkan wallet atau masuk ke akun blast.io yang biasa digunakan untuk mengakses situs tersebut. 

Hal ini disebabkan, pada masa awalnya, Blast.io hanya bisa diakses dengan kode undangan, sehingga setelah memberikan kode undangan, maka otomatis pengguna akan memiliki akun. 

Kode ini bisa diakses oleh siapapun karena disediakan pada seluruh media komunitas Blast. Ditambah lagi, kode undangan ini adalah referal sehingga bisa disebarkan oleh pengguna lain. 

Nampaknya fitur ini telah hilang karena sekarang situs resmi Blast sudah berubah dan terlihat bahwa semua hanya perlu menyambungkan wallet untuk mengambil airdrop.

Yang mengejutkan adalah peluncuran airdrop ini tidak diikuti dengan tekanan jual yang signifikan, karena menurut data dari Coingecko, harga BLAST masih relatif stabil walau mengalami koreksi kecil. 

Pergerakan Harga Masih Positif

Terlihat bahwa saat peluncuran, harga BLAST berada pada sekitar $0.021 dengan total persediaan sebesar 100 Miliar token. 

Artinya pada saat peluncuran, kapitalisasi pasar BLAST berada pada sekitar $2.1 Miliar, hampir sesuai dengan valuasi yang diberikan oleh para investor dan venture capital melalui investasi privat yang dilakukan sebelum airdrop. 

Terlihat bahwa setelah airdrop, harga BLAST mengalami pergerakan apresiasi hingga sekitar 35% sampai 40% hanya dalam beberapa jam. 

Umumnya, setelah airdrop harga sebuah token akan bergerak turun, namun yang terjadi saat ini adalah sebaliknya, karena kemungkinan besar para penerima airdrop memilih untuk menyimpan BLAST dan tidak langsung mencairkan. 

Salah satu faktor yang menjadi penyebab apresiasi harga ini kemungkinan adalah airdrop fase kedua yang dipublikasi melalui situs resmi BLAST. 

Dikabarkan bahwa akan ada fase kedua dari airdrop ini untuk para penerima dan para pengguna baru yang ingin menghidupkan ekosistem Blast dengan cara menggunakan aplikasi-aplikasi di blockchainnya. 

Airdrop ini nampaknya adalah retroactive airdrop, sehingga banyak yang menggunakan airdrop pertama sebagai modal untuk airdrop kedua, yang membuat mereka tidak menjual dan menjaga harga tetap stabil. 

Ditambah lagi, dikabarkan bahwa ekosistem Blast juga akan melaksanakan airdropnya masing-masing karena adanya pembagian alokasi dari Blast kepada ekosistemnya.

Sehingga secara menyeluruh, insentif untuk menyimpan BLAST menjadi besar, yang membuat kemungkinan koreksi menjadi semakin kecil.

Kondisi ini adalah pencapaian yang cukup signifikan, mengingat mayoritas token lainnya yang bergerak turun setelah mengalami airdrop. 

Narasi di sekitar Blast hingga saat ini masih relatif positif, sehingga ada kemungkinan koreksi kecil yang terjadi hanya akan membuat volatilitas dalam jangka pendek. 

Blast adalah salah satu proyek yang cukup baik dalam kategori blockchain layer 2 baru, sehingga ada kemungkinan komunitas investornya masih akan kuat menjaga harga BLAST naik, terutama jika menuju ke bull market 2025 yang diprediksi terjadi. 

Walau begitu, investor dan trader tetap harus menjaga manajemen risiko dengan baik jika ingin terlibat dalam fenomena BLAST, karena walau sebuah kripto memiliki narasi positif, volatilitas masih tidak bisa dihindari secara menyeluruh, terutama untuk token baru. 

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *